Kamu baru mengenal dunia investasi? takut dengan resiko investasi? Yuk belajar bareng supaya tahu tentang Reksadana.

Reksadana adalah salah satu instrumen investasi yang cocok buat kamu yang mau investasi tetapi tidak memiliki waktu, keahlian menghitung resiko dan memiliki modal masih kecil. Itulah tujuan kamu harus investasi: supaya uang kamu berkembang juga.
Reksadana ditujukan sebagai “alat transportasi” awal dan aman untuk berinvestasi di Pasar Modal Indonesia. Kenapa awal dan aman?
- Produk Reksadana dikelola oleh Manajer Investasi, jadi kamu hanya tinggal duduk menunggu keuntungan dan fokus pada aktivitas sehari – hari
- Modal Reksadana ditempatkan di berbagai produk pasar modal
- Kumpulan dana dari berbagai Investor, sehingga modal kamu dan investor lain akan diperhitungkan dan dikelola dengan hati – hati
Jenis Reksadana
- Reksadana Pasar Uang ( Money Market Fund)
Reksadana Pasar Uang atau lebih sering disingkat menjadi RDPU adalah Reksadana yang penempatan modal/dana investor nya pada instrumen pasar uang (Surat Hutang) dengan masa jatuh tempo kurang dari satu tahun.
Apa saja Instrumen Pasar Uang dengan masa jatuh tempo < 1 tahun?
- Deposito berjangka ( Time Deposit)
- Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
- Obligasi
- Sertifikat Deposito (Certificate of Deposit)
- Dan Lainnya
Resiko RDPU
Reksadana Pasar Uang punya tingkat resiko yang paling rendah jika dibandingkan dengan Jenis Reksadana lainnya dan memiliki tingkat return yang paling kecil juga ya.
Keunggulan RDPU
Reksadana Pasar Uang ini lebih unggul daripada Deposito Bank, Kenapa?
- Return RDPU mulai dari 4-7% sedangkan Deposito mulai dari 3-5%
- RDPU bebas pajak sedangkan Deposito kena pajak 20%
- RDPU Liquid (Dapat dicairkan kapan saja pada hari kerja) sedangkan Deposito dapat dicairkan saat jatuh tempo
- Dana minimum RDPU mulai dari 100Ribu sedangkan Deposito perlu jutaan rupiah
Jadi kalau aku sih pilih Reksadana Pasar Uang ya daripada Deposito Bank, selain itu RDPU cocok untuk jadi Dana Darurat kamu karena kamu selain menabung, dapat bunga dan liquid! RDPU ini cocok untuk investasi <1 tahun (jangka pendek ). Buat kamu yang punya profil resiko Konservatif cocok deh untuk RDPU.
2. Reksadana Pendapatan Tetap (Fixed Income Fund)
Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT) atau dapat disebut Reksadana Obligasi adalah reksadana yang penempatan dana investor nya ditempatkan pada bentuk efek hutang atau obligasi sekurang – kurangnya 80% dari portofolio.
Resiko RDPT
RDPT memiliki resiko lebih tinggi daripada Reksadana Pasar Uang karena alokasi 20% portofolio lainnya dapat ditempatkan pada Obligasi atau Saham. Buat kamu yang punya profil resiko Moderat cocok deh untuk RDPT
Keunggulan RDPT
Keuntungan RDPT lebih tinggi daripada RDPU dan cocok buat kamu yang mau investasi selama 1-3 tahun (Jangka Menengah).

3. Reksadana Campuran (Balance Mutual Fund)
Reksadana Campuran adalah reksadana yang penempatan dana investor nya ditempatkan pada berbagai instrumen seperti kombinasi Instrumen Pasar Uang, Obligasi, dan Saham.
Bayangkan aja kayak makanan Gado – Gado dari Jawa Timur kan ada campuran sayur, telur, tahu, dan lontong. Eh jadi laper , jangan ngiler ya
Resiko Reksadana Campuran
Reksadana ini memiliki resiko yang lebih tinggi daripada RDPT karena ada porsi Saham dan Obligasi nya yang lebih besar ya. NAV atau Net Asset Value Reksadana Campuran lebih fluktuatif daripada RDPT juga pastinya dan cocok untuk kamu yang punya profil resiko Moderat
Keunggulan Reksadana Campuran
Tingkat keuntungan Reksadana ini juga lebih tinggi daripada RDPU dan RDPT, bisa mencapai 10% bahkan lebih jika punya performa bagus. Investasi di Reksadana Campuran cocok untuk jangka menengah hingga panjang ( Range 3-5 tahun keatas)
4. Reksadana Saham (Equity Fund)
Reksadana Saham adalah reksadana yang penempatan dana investor nya ditempatkan pada Saham (Ekuitas) sekurang – kurangnya 80% dan 20% lainnya tersebar di Obligasi dan Instrumen Pasar Uang.
Resiko Reksadana Saham
Reksadana ini memiliki resiko yang paling tinggi daripada Reksadana lain karena porsi Saham yang paling besar dan berfluktuatif setiap hari di Pasar Modal. Kamu yang punya profil resiko Agresif cocok nih!
Keunggulan Reksadana Saham
Tingkat keuntungan Reksadana ini paling tinggi daripada Reksadana lain jika memiliki performa bagus. Return rata – rata Reksadana saham berkisar antara 15 – 20% dan cocok untuk investasi jangka panjang ( > 5 tahun)
Risk Comes From Now Knowing What You’re Doing
– Warren Buffet
Merasa Blog ini bermanfaat? Yuk share ke teman dan keluarga kamu 🙂
2 thoughts on “Arti Reksadana, Jenis, Keuntungan, Risiko, dan Cara Kerja”